Nasib Mengenaskan Pemain Afganistan Tewas di Roda Pesawat Terbang


Football5star.com, Indonesia – Pemain Afganistan, Zaki Anvari meninggal dunia dengan cara yang mengenaskan. Pemain Afganistan itu ditemukan meninggal dunia di roda pesawat terbang milik Amerika Serikat.
Dikutip Football5star.com dari Daily Star, Kamis (19/8/201), pemain Afganistan itu berusaha kabur dari Kabul setelah kelompok Taliban menguasai negaranya. Zaki yang masih berusia 19 tahun menjadi salah satu korban orang Afganistan yang tewas setelah berusaha menaiki pesawat terbang AS yang tengah lepas landas.

“Sangat sedih mendengar bahwa salah satu pemuda yang mencoba meninggalkan Kabul dengan bersembunyi di roda pesawat angkut C-171 A USAF. Ia adalah Zaki Anvri, pesepak bola Afganistan,” tulis wartawan, Babak Taghvaee di akun Twitter miliknya.
Menurut laporan media lokal, Zaki ditemukan di roda pesawat dalam kondisi sangat mengenaskan. “Bagian tubuhnya ditemukan di ruang roda pendaratan,”
Zaki sendiri sempat membela timnas U-16 Afganistan. Wafatnya Zaki menimbulkan duka mendalam bagi rekan-rekannya dan mantan pelatih timnas Afganistan, Ali Askar Lali.

“Semoga arwahnya beristirahat dalam damai dan ia akan selalu dikenang,” kata Lali.
Sebelumnya dilaporkan bahwa sejumlah orang Afganistan harus merenggang nyawa karena jatuh dari pesawat terbang milik Amerika Serikat. Laporan mengenai hal ini juga dibenarkan oleh seorang pejabat AS seperti dikutip dari The Washington Post.
Pemain Afganistan Ketakutan
Pesepak bola Afganistan merasakan rasa takut dan kalut setelahh negaranya dikuasai kembali oleh kelompok Taliban. Pesepak bola Afganistan yang namanya tak mau dipublikasikan itu berharap situasi di negaranya tidak terus memburuk.
“Saya pikir kami menuju ke arah yang benar menuju perdamaian. Saat ini kota saya semuanya berada di bawah kendali Taliban, yang tidak menghalangi kehidupan normal untuk saat ini,” ucap pesepak bola itu kepada Marca.

Meski menyebut bahwa untuk saat ini kelompok Taliban tidak menghalangi kehidupan normal di Afganistan. Pesepak bola itu diakhir wawancara dengan Marca mengubah nada suaranya dan menyebut bahwa ia dan keluarganya hanya ingin hidup aman.
Si pesepak bola yang tak disebutkan namanya itu menurut media Spanyol, Marca menjadi korban penculikan kelompok Taliban pada akhir pekan lalu.
“Saya dan keluarga hanya ingin hidup di tempat yang damai dan tenang dan sayangnya, kami hanya dapat menemukannya di luar negeri,” ucapnya.
Sementara itu, eks kapten timnas perempuan Afganistan, Khalida Popal mengaku sangat khawatir dengan kondisi negaranya setelah Taliban menguasai kembali negaranya. Popal menggambarkan kembalinya Taliban ke Afghanistan merupakan mimpi buruk.
“Saya menerima pesan dari pemain Afghanistan yang menangis, mengatakan kami ditinggalkan dan terjebak di rumah, tidak bisa keluar, mereka takut. Semua mimpi baru saja hilang. Ini seperti mimpi buruk,” ungkapnya kepada BBC Sport.
source https://www.football5star.com/pemain-afganistan-tewas-di-roda-pesawat-terbang/




No comments:
Post a Comment