Penyesalan Manchester City Ikut-Ikutan Liga Super Eropa

Penyesalan Manchester City Ikut-Ikutan Liga Super Eropa

Football5star.com, Indonesia – CEO Manchester City, Khaldoon Al Mubarak mengakui bahwa klubnya menyesal ikut-ikutan gagasan Liga Super Eropa. Menurut Al Mubarak, City memang memiliki tanggung jawab untuk meminta maaf karena hal tersebut.

“Saya ingin memulai dengan meminta maaf kepada para penggemar,” kata Al Mubarak seperti dikutip Football5star.com dari laman resmi Manchester City, Jumat (4/6/2021).

Format - Liga Super Eropa - 12 Klub - UEFA - Daily Cannon

“Bergabung dengan Liga Super Eropa adalah kesalahan. Saya pikir di belakang, keputusan seharusnya di awal, keputusan untuk tidak berpartisipasi di liga tersebut,” ucap Al Mubarak.

“Saya benar-benar menyesalinya. Manfaat melihat ke belakang sangat mudah saat ini. Saya menyesalinya dan Anda dapat melihat keenggaan kami untuk gagasan tersebut,”

“Itu sangat sulit. Bukan keputusan yang mudah untuk mengatakan ya atau tidak atau kami masuk serta kami keluar,”

“Saya pikir Anda dapat melihat soal komitmen kami, itu memberi tahu Anda tentang betapa menatangnya keputusan itu dan seberapa banyak kami berjuang dengan keputusan tersebut,” lanjut Al Mubarak.

“Tetapi Anda juga dapat melihat bahwa ketika kami sadar itu kesalahan, kami harus segera keluar. Saya tidak akan duduk di sini dan membela alasan mengapa kami melakukannya,”

Gagasan Liga Super Eropa masih ada

Presiden UEFA, Aleksander Ceferin mengatakan bahwa rencana bergulirnya Liga Super Eropa masih belum berakhir. Menurut Ceferin, tiga klub yakni Real Madrid, Barcelona dan Juventus masih mencoba menggulirkan Liga Super Eropa.

Menurut Ceferin, apa yang dilakukan oleh ketiga klub tersebut lebih terlihat sebagai sifat yang munafik. Ia pun mengecam dengan langkah yang coba diambil ketiga klub tersebut.

“Mereka adalah beberapa subjek paling aneh yang pernah saya lihat dalam hidup saya. Mereka dalam siaran pers menegaskan bahwaw Liga Super masih ada. Namun dua hari kemudian, mereka mengirim aplikasi untuk main di Liga Champions,” kata Ceferin.

“Jadi mereka berada di Liga Super dan keluar dari Liga Champions tetapi mereka ingin berada di Liga Champions? Mereka mengatakan Liga Champions sudah berakhir, tetapi masih ingin bermain di dalamnya?” tambahnya.

Ceferin bahkan menyebut bahwa UEFA mendapat ancaman dari penggagas Liga Super Eropa. Ancaman itu berupa surat untuk membawa kasus ini ke meja hijau.

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

SITUS SLOT GACOR

Cari Blog Ini

JASA BACKLINK BLOGROLL
OSSA88