Alasan Liga Champions Tak Lagi Gunakan Sistem Gol Tandang


Football5star.com, Indonesia – Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menjelaskan alasan di balik penghapusan aturan gol tandang dari Liga Champions musim depan. Di mata Ceferin, aturan tersebut tidak adil untuk tim-tim kandang di fase gugur.
UEFA resmi menghapus aturan gol tandang pada Kamis (24/6) malam WIB. Penghapusan ini tak cuma berlaku di Liga Champions, melainkan seluruh kompetisi klub yang bernaung di bawah UEFA.
“Peraturan ini sudah tak lagi sesuai dengan tujuan utamanya. Kini, peraturan tersebut dinilai cukup merugikan tim-tim kandang,” ujar Aleksander Ceferin dikutip football5star dari Deutsche Welle.
“Ada banyak tim kandang yang tidak berani bermain menyerang pada partai leg pertama karena takut kebobolan gol tandang. Karena, kebobolan gol tandang pada partai leg pertama merupakan sebuah kerugian yang sangat besar.”
“Aturan gol tandang di babak extra time, setiap tim kandang harus mencetak dua gol ketika tim tandang mencetak satu gol. Hal itu membuat tim kandang tidak memiliki keuntungan yang sama dibandingkan tim tandang,” sambung Ceferin.
Penghapusan gol tandang bukanlah satu-satunya perubahan yang dilakukan UEFA untuk Liga Champions. Mereka juga sudah resmi mengubah format kompetisi Liga Champions.
Per musim 2024-25, Liga Chmapions akan diikuti oleh 36 tim yang tergabung dalam satu grup. Ini akan memberi empat tim lagi kesempatan untuk bersaing dengan klub-klub terbaik di Eropa.
source https://www.football5star.com/alasan-liga-champions-tak-gunakan-gol-tandang/

The away goals rule will be removed from all UEFA club competitions from the 2021/22 season.


No comments:
Post a Comment