Nostalgia Hari Ini: Gol Solo Run Ryan Giggs Benamkan Arsenal


Football5star.com, Indonesia – 14 April, 22 tahun silam menjadi salah satu momen penting dalam karier pesepak bola asal Wales, Ryan Giggs. Gol solo run yang ia cetak di babak semifinal Piala FA bemakan Arsenal dan membawa Manchester United ke babak final.
Musim 1998-99 memang musim paling istimewa bagi Ryan Giggs dan kolega. Gol Ryan Giggs yang gawang Arsenal di Villa Park menjadi pembuka untuk United meraih gelar pertama di rangkaian treble winner Manchester United musim itu.
Partai Manchester United vs Arsenal di Villa Park jadi partai ulangan babak semifinal Piala FA. Tiga hari sebelumnya, kedua bertemu dan hanya hasilkan skor tanpa gol di akhir laga. United sebenarnya bisa saja tak lakoni partai ulangan, andai gol Roy Keane di laga pertama tak dianulir oleh wasit David Elleray.
Arsenal musim itu tentu tidak seperti Arsenal musim ini. Pasukan Arsene Wenger menjadi rival terberat bagi Manchester United pada musim itu. Baik pelatih dan pemain kedua tim acapkali saling lemparkan psy war sebelum bertanding atau menjurus ke aksi brutal di tengah lapangan.
Partai ulangan babak semifinal Piala FA 1998-99 berlangsung panas sejak menit awal pertandingan. Arsenal mencoba untuk mempertahankan status gelar juara bertahan dan sebaliknya United ingin jadi juara baru di musim itu.
Manchester United unggul terlebih dahulu lewat sepakan David Beckham pada menit ke-17. Skor ini bertahan hingga akhir babak pertama. Pada babak kedua, United masih mampu mempertahankan keunggulan hingga menit ke-60.
Namun pada menit ke-69, petaka untuk United tiba. Gawang United yang dikawal oleh Peter Schmeichel kebobolan lewat aksi brilian dari Dennis Bergkamp. Mampu menyamakan kedudukan membuat Arsenal terus menggempur pertahanan Red Devils.
Arsenal sempat mencetak gol kedua lewat aksi Nicolas Anelka. Akan tetapi gol itu dianulir karena penyerang Prancis itu terlebih dahulu berada di posisi offside. United bermain dengan 10 orang setelah kapten mereka, Roy Keane melakukan pelanggaran kepada Marc Overmars.
Solo Run Ryan Giggs Benamkan Arsenal
Kedua tim sama-sama tak mampu menambah gol di waktu normal. Pertandingan pun dilanjutkan ke babak tambahan waktu. Hanya bermain dengan 10 orang, permaian United justru lebih banyak merepotkan pertahanan Arsenal di babak tambahan waktu.
Pada menit ke-109, Patrick Viera membuat kesalahan umpan. Bola jatuh ke kaki Giggs. Pemain asal Wales itu lalu melakuan penetrasi ke jantung pertahanan tim Meriam London. Vieira mundur mencoba untuk mengawal pergerakan Giggs.
United membangun serangan dari kaki Giggs. Di sisi kanan, David Beckham naik tanpa kawalan pemain Arsenal, ia bisa bisa mendapat sodoran bola dari Giggs. Namun The Welsh Wizard memilih opsi untuk melewati sejumlah pemain Arsenal.
Patrick Vieira, Lee Dixon, dan Martin Keown kelimpungan ketika mengawal Giggs. Bahkan Keown sampai tersungkur karena konsentrasinya pecah dalam mengawal Yorke dan Giggs sekaligus.
Di jantung pertahanan Arsenal sudah menunggu Tony Adams. Tanpa berpikir panjang, Giggs lalu melepaskan sepakan keras ke atas gawang Arsenal tanpa mampu dihalau oleh David Seaman. Skor 2-1 bertahan hingga akhir babak tambahan waktu.
Gol solo run Giggs ini diakui oleh Arsene Wenger membuatnya sangat terguncang. Ia tak percaya United yang bermain dengan 10 orang mampu mengalahkan anak asuhnya.
“Aku masih bisa mendengar teriakan mereka setelah menang. Saya tidak percaya karena mereka bisa menang dengan 10 pemain. Setiap melihat rekaman tersebut, maka pertandingan tersebut menjadi trauma bagi kami dan hal positif bagi mereka. Gol itu yang menentukan akhir dari musim mereka,” kata Wenger.
The post Nostalgia Hari Ini: Gol Solo Run Ryan Giggs Benamkan Arsenal appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.




No comments:
Post a Comment