Diduga Punya Saham di Perusahaan Judi, Ibrahimovic Terancam Sanksi


Football5Star.com, Indonesia – UEFA saat ini sedang menyelediki dugaan pelanggaran etika dan disiplin dari penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic. Pemain timnas Swedia itu diduga bekerja sama dengan sebuah perusahaan judi.
Menurut laporan Football5Star.com dari media Swedia, Aftonbladet, Ibrahimovic melalui perusahaannya, Unknown AB, merupakan pemilik sebagian saham perusahaan judi, Bethard, dan sudah menjalin kerja sama dengannya sejak 2018 lalu. Unknown AB memiliki 10 persen saham di Bethard.
Padahal menurut kode etik FIFA, seorang pemain dilarang memiliki kepentingan dan satu entitas atau perusahaan yang “mempromosikan, memperantarai, mengatur atau melakukan taruhan, perjudian, lotere, acara atau transaksi serupa yang terkait dengan pertandingan dan kompetisi sepakbola.”
“Sesuai dengan Pasal 31 (4) Peraturan Disiplin UEFA (DR), Inspektur Etika dan Disiplin UEFA hari ini telah ditunjuk untuk melakukan penyelidikan disipliner mengenai potensi pelanggaran Peraturan Disiplin UEFA oleh Tuan Zlatan Ibrahimovic karena diduga memiliki kepentingan finansial di sebuah perusahaan taruhan. Informasi lebih lanjut mengenai masalah ini akan tersedia pada waktunya ” tulis pernyataan UEFA, Selasa (27/4/21).
Jika terbukti bersalah, Zlatan Ibrahimovic terancam hukuman berat. Dari mulai denda sebesar 100 ribu franc Swiss, sampai larangan beraktivitas di dunia sepak bola maksimal tiga tahun.
Jika itu terjadi, dia bisa saja pensiun lebih cepat walaupun baru memperpanjang kontraknya bersama AC Milan satu tahun lagi. Mantan pemain Barcelona itu juga baru saja memutuskan untuk kembali ke timnas Swedia.
The post Diduga Punya Saham di Perusahaan Judi, Ibrahimovic Terancam Sanksi appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.




No comments:
Post a Comment