Liverpool dan MU Isyaratkan Boikot Laga Internasional Bulan Ini


Football5Star.com, Indonesia – Dua klub teras Liga Inggris, Liverpool dan Manchester United, mengisyaratkan boikot terhadap laga internasional bulan ini. Manajer kedua klub, Juergen Klopp dan Ole Gunnar Solskjaer, sama-sama keberatan melepas para pemain ke timnas masing-masing.
Sesuai kalender FIFA, jeda internasional untuk Maret ini akan berlangsung pada akhir bulan. Salah satu agenda utama pada saat itu adalah Kualifikasi Piala Dunia 2022. Namun, situasi saat ini membuat Liverpool dan Manchester United keberatan melepas para pemain.
Keberatan The Reds dan Red Devils terkait kebijakan karantina yang diterapkan pemerintah Inggris. Negara-negara dari Amerika Selatan, Afrika, dan Eropa kini berada di daftar yang dibuat pemerintah. Kebijakan ini akan membuat klub-klub Inggris harus kehilangan pemain lebih lama setelah laga internasional.
“Ya, tentu saja kami cemas. Dalam beberapa bulan terakhir, kami cemas ketika seseorang meninggalkan bubble meskipun saat ini kami tak punya kasus (COVID-19),” urai Juergen Klopp seperti dikutip Football5Star.com dari Liverpool Echo.
Lebih lanjut, manajer Liverpool itu mengatakan, “Kami tak dapat memuaskan semua asosiasi sepak bola. Patut diingat, para pemain dibayar oleh klub-klub. Artinya, kamilah prioritas pertama. Kami jelas tak dapat membuat semua orang senang.”
Solksjaer Senada dengan Liverpool
Isyarat boikot laga internasional oleh Liverpool disambut Manchester United. Hal itu diungkapkan manajer Ole Gunnar Solskjaer selepas laga lawan Crystal Palace yang berakhir 0-0, Kamis (4/3/2021) dini hari WIB. Seperti Klopp, dia juga menegaskan para pemain dibayar oleh klub.
“Tidak masuk akal melakukan perjalanan ketika kami membayar mereka dan mereka harus menepi 10 hari saat kembali. Itulah pembicaraan yang akan kami lakukan dengan para pemain,” kata Solskjaer kepada Sky Sports.
Keberataan itu sangat beralasan. Ambil contoh Bruno Fernandes. Bersama timnas Portugal, dia akan menjalani laga lawan Azerbaijan pada 24 Maret, lalu menghadapi Serbia dan Luksemburg pada 27 dan 31 Maret.
Sesuai kebijakan pemerintah Inggris, Fernandes harus menjalani karantina selama 10 hari. Itu artinya, dia harus absen kala Manchester United menghadapi Brughton & Hove Albion pada 3 April dan Tottenham Hotspur pada 10 April.
Meskipun demikian, ancaman boikot itu akan benar-benar diterapkan Liverpool dan Manchester United. Klopp sudah menjelaskan, pihaknya ingin mendapatkan informasi lebih banyak dan siap menanti hingga saat-saat terakhir jelang laga internasional.
The post Liverpool dan MU Isyaratkan Boikot Laga Internasional Bulan Ini appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.

"It doesn't make sense…"


No comments:
Post a Comment