Lolos ke Final DFB Pokal, Bayer Leverkusen Harus Pecat Peter Bosz?

Bayer Leverkusen asuhan Peter Bosz akhirnya lolos ke final DFB Pokal 2019-20.

Football5Star.com, Indonesia – Bayer Leverkusen akhirnya lolos ke final DFB Pokal. Rabu (10/6/2020) dini hari WIB, Die Werkself menyudahi sensasi klub Divisi IV, 1.FC Saarbruecken. Di Stadion Hermann Neuberger, tim asuhan Peter Bosz menang 3-0.

Setelah menghentikan Saarbruecken, Leverkusen tinggal menanti lawan di final yang mempertemukan juara musim terakhir, yakni Bayern Munich dan Eintracht Frankfurt. Terlepas dari lawan yang akan dihadapi nanti, menurut teori “cocoklogi”, Die Werkself sepertinya harus mendepak Peter Bosz bila ingin juara.

Bagi Leverkusen, ini merupakan final keempat pada ajang DFB Pokal. Dalam tiga kesempatan sebelumnya, hanya pada 1992-93 mereka juara. Nah, kesuksesan itu diraih setelah mengganti pelatih jelang final.

Hanya satu bulan setelah mengantar Die Werkself ke final, pelatih Reinhard Saftig dipecat. Gara-garanya, Franco Foda dkk. tak menang dalam tiga laga beruntun. Tempat Saftig lantas diisi Dragoslav Stepanovic, eks pelatih tim yang dikalahkan 3-0 pada semifinal DFB Pokal, Eintracht Frankfurt.

Bayer Leverkusen juara DFB Pokal 1992-93 dengan Dragoslav Stepanovic sebagai pelatih baru.
rundschau-online.de

Bersama Stepanovic, Leverkusen lantas juara DFB Pokal. Die Werkself menang 1-0 atas Werder Bremen II yang kala itu berkiprah di kasta ketiga. Gol kemenangan dicetak oleh Ulf Kirsten pada menit ke-77. Ini kesuksesan pertama Leverkusen di DFB Pokal.

Kesuksesan tersebut juga ternyata jadi bahan candaan. “Suatu hari, saya bercanda. Saya katakan, ‘Anda memenangkan piala tanpa melakukan apa pun.’ Kami lantas tertawa,” ucap Uwe Bein, eks anak buah Stepanovic di Frankfurt, seperti dikutip Football5Star.com dari Sport1.

Setelah kemenangan pada musim 1992-93 itu, Leverkusen kembali lolos ke final pada 2001-02 dan 2008-09. Namun, trofi gagal diraih. Pada 2001-02, anak-anak asuh Klaus Toppmoeller kalah 2-4 dari FC Schalke 04. Adapun pada 2008-09, armada Bruno Labbadia takluk 0-1 di tangan Werder Bremen.

Berbeda dari musim 1992-93, pada dua musim itu tak ada pergantian pelatih jelang final. Menilik fakta ini, apakah berarti Bayer Leverkusen harus melengserkan Peter Bosz dan menggantinya dengan Lukas Kwasniok dari tim yang dikalahkan pada semifinal?

Jejak Bayer Leverkusen di Final DFB Pokal

1992-93: Leverkusen 1-0 Werder Bremen II (Kirsten 77)
2001-02: FC Schalke 04 4-2 Leverkusen (Boehme 45, Agali 68, Moeller 71, Sand 85 – Berbatov 27, Kirsten 89)
2008-09: Werder Bremen 1-0 Leverkusen (Oezil 58)

The post Lolos ke Final DFB Pokal, Bayer Leverkusen Harus Pecat Peter Bosz? appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

SITUS SLOT GACOR

Cari Blog Ini

JASA BACKLINK BLOGROLL
OSSA88