Nostalgia Hari Ini: Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda

Nostalgia Hari Ini: Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda

Football5star.com, Indonesia – Pada 90 tahun lalu atau tepatnya 19 April 1930 di Yogyakarta, Persatuan Sepak bola seluruh Indonesia (PSSI) didirikan. Kehadiran organisasi ini mendapat sambutan hangat dari rakyat Indonesia, terutama dari kalangan gerakan kebangsaan.

Setiap diadakan pertandingan antar kota atau sebuah kejuaraan lain, selalu dihadiri oleh pemimpin Indonesia yang melakukan tendangan pertama sebagai kehormatan.

Sebagai organisasi olahraga yang dilahirkan di zaman penjajahan Belanda, kelahiran PSSI juga terkait dengan kegiatan politik menentang penjajahan.

Jika melihat saat-saat sebelum, selama dan sesudah kelahirannya, sampai 5 tahun pasca Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, jelas sekali bahwa PSSI lahir, karena dibidani politisi bangsa yang baik secara langsung maupun tidak, menentang penjajahan dengan strategi menanam benih-benih nasionalisme di dada pemuda-pemuda Indonesia.

Soeratin Sosrosoegondo

Nostalgia Hari Ini Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda (3)

Sosok pendiri PSSI adalah insinyur sipil bernama Soeratin Sosrosoegondo. Sebagai seorang pemuda yang gemar bermain sepak bola, Soeratin menyadari sepenuhnya untuk mengimplementasikan apa yang sudah diputuskan dalam pertemuan para pemuda Indonesia 28 Oktober 1928 (Sumpah Pemuda), maka ia melihat sepak bola sebagai wahana terbaik untuk menyemai nasionalisme di kalangan pemuda, sebagai tindakan menentang Belanda.

Begitu PSSI terbentuk, Soeratin segera menyusun program yang pada dasarnya “menentang” berbagai kebijakan yang diambil pemerintah Belanda melalui NIVB. PSSI melahirkan “stridij program” yakni program perjuangan seperti yang dilakukan oleh partai dan organisasi massa yang telah ada. Kepada setiap bonden/perserikatan diwajibkan melakukan kompetisi internal untuk strata I dan II, selanjutnya di tingkatkan ke kejuaraan antar perserikatan yang disebut “Steden Tournooi” dimulai pada tahun 1931 di Surakarta .

Lebih jauh Soeratin mendorong pula pembentukan badan olahraga nasional, agar kekuatan olahraga pribumi semakin kokoh melawan dominasi Belanda. Tahun 1938 berdirilah ISI (Ikatan Sport Indonesia), yang kemudian menyelenggarakan Pekan Olahraga (15-22 Oktober 1938) di Solo.

Karena kekuatan dan kesatuan PSSI yang kian lama kian bertambah akhirnya NIVB pada tahun 1936 berubah menjadi NIVU (Nederlandsh Indische Voetbal Unie) dan mulailah dirintis kerjasama dengan PSSI. Sebagai tahap awal NIVU mendatangkan tim dari Austria “Winner Sport Club ” pada tahun 1936.

Pada tahun 1938 atas nama Dutch East Indies, NIVU mengirimkan timnya ke Piala Dunia 1938, namun para pemainnya bukanlah berasal dari PSSI melainkan dari NIVU walaupun terdapat 9 orang pemain pribumi / Tionghoa. Hal tersebut sebagai aksi protes Soeratin, karena beliau menginginkan adanya pertandingan antara tim NIVU dan PSSI terlebih dahulu sesuai dengan perjanjian kerjasama antara mereka, yakni perjanjian kerjasama yang disebut “Gentelemen’s Agreement” yang ditandatangani oleh Soeratin (PSSI) dan Masterbroek (NIVU) pada 5 Januari 1937 di Jogyakarta.

Selain itu, Soeratin juga tidak menghendaki bendera yang dipakai adalah bendera NIVU (Belanda). Dalam kongres PSSI 1938 di Solo, Soeratin membatalkan secara sepihak Perjanjian dengan NIVU tersebut.
Soeratin mengakhiri tugasnya di PSSI sejak tahun 1942, setelah sempat menjadi ketua kehormatan antara tahun 1940-1941.

Perkembangan PSSI

Nostalgia Hari Ini Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda (3)
omahweb1

Pasca Soeratin, induk sepak bola Indonesia itu mengalami pasang surut baik dalam dalam kualitas pemain, kompetisi dan organisasinya. Akan tetapi olahraga yang dapat diterima di semua lapisan masyarakat ini tetap bertahan apapun kondisinya sampai sekarang.

Dalam perkembangannya PSSI telah menjadi anggota FIFA sejak tanggal 1 November 1952 pada saat kongres di Helsinki. Setelah diterima menjadi anggota FIFA, selanjutnya PSSI diterima pula menjadi anggota AFC tahun 1952. Induk sepak bola Indonesia itu bahkan menjadi pelopor pula pembentukan AFF di zaman kepengurusan Kardono.

Lebih dari itu PSSI tahun 1953 memantapkan posisinya sebagai organisasi yang berbadan hukum dengan mendaftarkan ke Departement Kehakiman dan mendapat pengesahan melalui SKep Menkeh R.I No. J.A.5/11/6, tanggal 2 Februari 1953, tambahan berita Negara R.I tanggal 3 Maret 1953, no 18.

Berarti PSSI adalah satu-satunya induk organisasi olahraga yang terdaftar dalam berita Negara sejak 8 tahun setelah Indonesia merdeka.

Sepak Bola Untuk Rakyat

Nostalgia Hari Ini Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda (3)
detik

PSSI sebagai induk dari sepak bola nasional ini telah berupaya membina timnas dengan baik, menghabiskan dana milyaran rupiah, walaupun hasil yang diperoleh masih kurang menggembirakan.

Untuk mengangkat prestasi Timnas, tidak cukup hanya membina Timnas itu sendiri, melainkan juga dua sektor penting lainnya yaitu kompetisi dan organisasi.

Kepengurusan pun telah sampai ke pengurusan di tingkat daerah-daerah di seluruh Indonesia. Hal ini membuat sepak bola semakin menjadi olahraga dari rakyat dan untuk rakyat.

The post Nostalgia Hari Ini: Berdirinya PSSI dan Alat Perjuangan Melawan Belanda appeared first on Berita Bola Terupdate, Live Score, Jadwal & Klasemen - Football5star.com.



source https://www.football5star.com/nostalgia-hari-ini-berdirinya-pssi-dan-alat-perjuangan-melawan-belanda/

Postingan Terkait

No comments:

Post a Comment

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

SITUS SLOT GACOR

Cari Blog Ini

JASA BACKLINK BLOGROLL
OSSA88